Belum genap satu semester, versi plus-plus dari Samsung Galaxy J6 sudah tersedia di pasaran. Terdapat label plus pada seri ini harusnya memiliki nilai lebih dibandingkan pendahulunya.

Saya Arya dari Teknocanggih.com dan ini review sekaligus komparasi Samsung Galaxy J6 dan J6+.

samsung j6 dan j6+
samsung j6 dan j6+

Kedua ponsel ini sama-sama berbahan plastik. Permukaan doff di J6 dan glass look pada versi plusnya.

Jika ponsel ini disandingkan, sekilas terasa kesan premium pada Galaxy J6+, walaupun harus siap sedia micro fibre cloth untuk membersihkan bekas sidik jari.

samsung j6+ belakang
samsung j6+ belakang

Untuk build quality-nya sama-sama kokoh dan solid dengan penempatan port dan tombol yang serupa, Power button dan speaker di bagian kanan, Volume button, slot SIM 1, SIM 2 dan MicroSD card di kiri. Microphone, jack 3. 5mm, dan microUSB port di bawah.

samsung j6
samsung j6

Pada bagian depan proximity sensor, kamera selfie 8MP,dan LED Flash terletak di atas layar.

Perbedaan yang cukup jelas ada di bagian belakang, Galaxy J6 memiliki fingerprint sensor diapit oleh logo Samsung dan kamera 13MP serta LED Flash, sedangkan pada J6+ hanya ada dua kamera utama,13MP dan 5MP, LED Flash, dan logo Samsung.

Nokia 6.1 tampak samping
Nokia 6.1 tampak samping

Fingerprint sensor disatukan dengan tombol power. Ciri plus yang pertama, ada di layar J6+ dengan bentang diagonal 0.4″ lebih lebar dibandingkan pendahulunya.

Tidak hanya layar, bezelnya juga ikut melebar sehingga screen to body ratio J6 lebih tinggi. Kedua layar sama-sama di resolusi HD+,namun J6+ menggunakan panel TFT, sedangkan J6 Super AMOLED.

Baca juga:  Harga Terbaru dan Spesifikasi Oppo A57: Kamera Selfie 16 MP
samsung j6 screen #3
samsung j6 screen #3
samsung j6 screen #2
samsung j6 screen #2
samsung j6 screen
samsung j6 screen

Saat disandingkan, kedua layar ini menghasilkan warna yang bagus.

Pada J6, contrast ratio terlihat lebih dalam, sedangkan di J6+, memberikan viewing angle yang luas dan tidak terjadi perubahan warna.

samsung j6 dan j6+ sensor
samsung j6 dan j6+ sensor

Untuk sensor yang disediakan, J6+ memberikan sensor lebih lengkap dibandingkan J6 yang sensor cahaya untuk mengatur brightness otomatis saja tidak ada. Untuk konektifitas sendiri tidak ada yang berbeda.

Sudah mendukung VoLTE tapi tidak untuk dual 4G. WiFi b/g/n tanpa ac, bluetooth 4.2 tanpa nfc dan tanpa LED notifikasi.

Keduanya sama-sama memiliki RAM 3GB dan storage 32GB, cukup lega untuk dipenuhi beragam aplikasi media sosial dan beberapa game berat.

samsung j6 dan j6+ memory
samsung j6 dan j6+ memory

Poin plus ketiga pada J6+ terlihat di software yang lebih kekinian. Android 8.1 dengan Samsung Experience 9.5 di security patch bulan September dibandingkan Android 8.0 Samsung Experience 9.0 dan security patch Juli di Galaxy J6.

samsung j6 dan j6+ software
samsung j6 dan j6+ software

Perbedaan yang cukup terlihat ada di fitur dual audio pada bluetooth dan menu kameranya.

Berbicara soal kamera, perbedaan yang signifikan ada di fitur Auto HDR dan Live Focus yang hanya dimiliki oleh J6+. Yang lainnya sama persis, tapi apakah hasilnya juga demikian? Dari beberapa foto yang saya ambil, hasil J6+ memberikan highlight dan saturasi yang lebih tinggi dibandingkan J6.

samsung j6 dan j6+ kamera
samsung j6 dan j6+ kamera
samsung j6 dan j6+ kamera #2
samsung j6 dan j6+ kamera #2
samsung j6 dan j6+ kamera #3
samsung j6 dan j6+ kamera #3
samsung j6 dan j6+ kamera #4
samsung j6 dan j6+ kamera #4
samsung j6 dan j6+ kamera #5
samsung j6 dan j6+ kamera #5
samsung j6 dan j6+ kamera #6
samsung j6 dan j6+ kamera #6
samsung j6 dan j6+ kamera low light #2
samsung j6 dan j6+ kamera low light #2
samsung j6 dan j6+ perbandingan kamera
samsung j6 dan j6+ perbandingan kamera

Untuk kecepatan titik fokus, keduanya sama-sama cepat. Hasil dari Live Focus J6+ juga bisa diandalkan. Separasi obyek dan background-nya rapih, dan efek blur yang bisa diatur sebelum dan sesudah mengambil foto.

Baca juga:  Review Nokia 6.1 plus indonesia: Harga Terbaru dan Spesifikasi Lengkap

Jika Sobat teknocanggih mau mengambil foto live focus di kondisi minim cahaya, sebaiknya tidak usah dan foto biasa saja menggunakan kamera utamanya yang cukup baik menangkap detail saat cahaya minim.

Untuk perekaman videonya, sama-sama bisa mengambil di resolusi Full HD di 30fps tanpa ada electronic image stabilizer atau optical image stabilizer.

Hasilnya bisa dibilang cukup untuk warna dan dynamic range yang dihasilkan. Namun bukan hasil perekaman yang istimewa juga.

Galaxy J6 bisa jadi kalah dalam fitur kamera yang diberikan,tapi proses selfie focus dan HDR unggul jauh dibandingkan J6+.

samsung j6 dan j6+ antutu
samsung j6 dan j6+ antutu

Ini disebabkan oleh chipset pada kedua smartphone ini. Di poin inilah, J6+ kalah telak dibandingkan kakaknya. Baik itu skor benchmark di Antutu 7,Geekbench 4.0, PCMark Work 2, 0,3 Dmark Ice Storm Unlimited.

samsung j6 dan j6+ game
samsung j6 dan j6+ game

Kemampuannya dalam bermain game juga kalah telak. Terlihat juga dari proses baca fingerprint dan face unlock.

Perbedaan octa-core dan quad-core menjadi jurang pemisah yang cukup dalam pada kedua smartphone ini.

Kemampuan daya tahan baterainya juga cukup dipengaruhi oleh chipset ini.

Walaupun J6+ memiliki baterai lebih besar 300 mAh dibandingkan J6, saat diuji menggunakan PCMark Work 2. 0, J6 mampu bertahan 2.5 jam lebih lama dibandingkan J6+.

samsung j6 dan j6+ batery
samsung j6 dan j6+ batery

Untuk pemakaian sehari-hari sebenarnya screen on time J6+ bisa mencapai 4-6 jam dengan standby time 10-15 jam, tergantung dari pemakaian aplikasi dan daya tangkap sinyal.

Baca juga:  Harga Huawei Nova 3i Terbaru: Review Lengkap dan Spesifikasi
samsung j6 dan j6+ pengisian daya
samsung j6 dan j6+ pengisian daya

Karena masih menggunakan charger 5V/1A, jangan harap pengisian bisa berlangsung cepat. 3 jam untuk J6+ dan 2 jam 40 menit untuk Galaxy J6 dari 1% sampai 100%.

Layar yang besar, sensor yang lengkap, software terbaru dan kemampuan fotografinya membuat J6+ bukan plus tanpa alasan.

samsung j6 dan j6+chipset
samsung j6 dan j6+chipset

Tapi, di tahun 2018 masih menggunakan chipset quad-core di harga Rp 2.8 juta? Bisa menjadi pertimbangan untuk mengambil J6 yang harganya sudah cukup terjangkau dengan performa yang lebih kencang.

Sobat sendiri apakah lebih memilih J6 atau J6+? Tulis di kolom komentar ya! Klik Like dan share jika suka dengan atikel ini.

Harga Samsung Galaxy J6: Rp.2.290.000

Harga Smsung Galaxy J6+: Rp. 2.615.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here